ULBI dan AMDATARA Tandatangani MoU: Dorong Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi serta Daya Saing AMDK
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU ini berlangsung dalam rangkaian acara silaturahmi dan diskusi strategis yang penuh kehangatan dan semangat kolaborasi.
BERITA


Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU ini berlangsung dalam rangkaian acara silaturahmi dan diskusi strategis yang penuh kehangatan dan semangat kolaborasi.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, serta perwakilan AMDATARA lainnya, yaitu Firman Kusuma - Wakil Ketua Umum Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik, Sares Namara - Wakil Sekretaris Jenderal, Sudarman Bolo - Direktur Eksekutif, dan Zaenal Abidin - Ketua DPD AMDATARA Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Dari pihak ULBI hadir Rektor ULBI Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D., CSCP., CPLM., Wakil Rektor II Nur Aziz Sugiharto, SE, Ak, MM, CA., Direktur Kemitraan, Karir & Alumni sekaligus Pusat Bahasa Dr. Ir. Hariadi Ismail, M.Sc., Direktur Marketing dan Admisi Dr. Rachmat Tri Yulianto, S.E., M.M., serta Dekan Sekolah Teknologi Informasi Dr. Maniah, S.Kom., M.T. AMDATARA merupakan asosiasi yang menaungi lebih dari 100 perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan lebih dari 200 merek di seluruh Indonesia. Sebanyak 58 perusahaan di antaranya beroperasi di wilayah Jawa Barat. Secara nasional, industri AMDK mencakup sekitar 700 perusahaan yang memainkan peran strategis dalam menyediakan akses air minum berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Kerja sama ini memiliki cakupan yang luas dan strategis, mencakup penguatan Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat), peningkatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ULBI tahun 2026, serta pengembangan model distribusi yang efisien dan berkelanjutan untuk industri AMDK. Distribusi memegang peranan krusial dalam industri ini, karena menentukan efisiensi rantai pasok, biaya operasional, serta kelestarian lingkungan. Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen mengembangkan sistem distribusi yang lebih modern, ramah lingkungan, dan mampu mendukung keberlanjutan usaha jangka panjang bagi seluruh anggota AMDATARA. ULBI sebagai perguruan tinggi terdepan di Indonesia yang fokus pada bidang logistik, manajemen rantai pasok, transportasi, dan bisnis internasional membawa keahlian khusus dalam mendukung kolaborasi ini. Dengan kurikulum berbasis industri, kemitraan erat dengan dunia usaha, serta pengalaman dalam mencetak tenaga ahli logistik siap kerja, ULBI diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menciptakan solusi distribusi yang inovatif dan berkelanjutan bagi sektor AMDK.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kerja sama ini. MoU antara ULBI dan AMDATARA bukan sekadar dokumen formal, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong pertumbuhan industri AMDK yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Pengembangan model distribusi yang efisien dan ramah lingkungan akan menjadi salah satu fokus utama kami, karena distribusi adalah tulang punggung keberhasilan seluruh rantai nilai industri air minum dalam kemasan. Melalui sinergi ini, kami berharap dapat melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat Indonesia secara luas,” ujar Karyanto Wibowo, Ketua Umum AMDATARA. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan peluang Non-Tuition Fee (NTF) melalui penguatan program “Leverage 3R ULBI” sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan kontribusi institusi terhadap industri dan masyarakat. Selain itu, kerja sama ini membuka peluang magang, penelitian bersama, program sertifikasi, serta pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri AMDK saat ini dan di masa depan.
Dengan terjalinnya kemitraan strategis ini, ULBI dan AMDATARA optimistis dapat menciptakan sinergi yang kuat antara dunia akademik dan industri. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di ULBI, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri AMDK yang lebih berdaya saing tinggi, efisien, dan berkelanjutan di tingkat nasional. Melalui MoU ini, kedua belah pihak siap mewujudkan visi bersama: menghasilkan lulusan unggul yang siap berkontribusi bagi industri, serta mendorong kemajuan sektor AMDK yang semakin profesional, inovatif, dan peduli lingkungan.
