Pengukuhan DPD AMDATARA Lampung–Sumatera Selatan

Pengukuhan DPD AMDATARA Lampung Sumatera Selatan hadir lebih dekat dengan para anggota di daerah untuk memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,

PRESS RELEASE

1/27/20262 min read

Bandar Lampung, Jumat, 23 Januari 2026 — Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan memasuki fase penting dengan dikukuhkannya Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) untuk kedua provinsi tersebut. Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Daja Resto, Bandar Lampung ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi pelaku industri di tingkat regional, membangun kapasitas usaha, sekaligus menyediakan wadah resmi untuk menyuarakan aspirasi sektor AMDK di daerah.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) AMDATARA, Karyanto Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan DPD merupakan tindak lanjut dari deklarasi nasional AMDATARA yang digelar pada 16 Desember 2025 di Jakarta.

“Kami ingin memastikan asosiasi hadir lebih dekat dengan para anggota di daerah. Kolaborasi yang solid sangat dibutuhkan agar industri AMDK dapat memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi nasional,” ujar Karyanto.

Ia juga memaparkan sejumlah agenda prioritas yang akan dijalankan setelah pembentukan kepengurusan daerah, antara lain : konsolidasi internal untuk memperkuat struktur organisasi, sosialisasi visi dan misi asosiasi kepada seluruh pelaku usaha AMDK dan penguatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah terkait isu SNI, perizinan air tanah, sertifikasi halal, serta pengelolaan sampah plastik dan lingkungan.

Ketua DPD AMDATARA Lampung–Sumatera Selatan terpilih yang baru dilantik, Radhitya Putra Pratama, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan organisasi di wilayahnya. Amanat kami jelas: melakukan akselerasi. Dari puluhan perusahaan AMDK di Lampung dan Sumsel, baru empat yang bergabung. Kami melihat potensi 21 hingga 30 perusahaan lain yang akan kami ajak berkolaborasi, tegasnya.

Radhitya menambahkan bahwa bergabung dengan AMDATARA bukan sekadar formalitas administratif, tetapi membuka akses lebih luas ke jaringan industri, berbagi praktik terbaik, dan meningkatkan posisi tawar dalam merespons dinamika regulasi. “Kami ingin menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan—bukan hanya mengejar profit, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial,” ujarnya.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Industri, Dwi Prasetio, mewakili Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, menyampaikan apresiasi atas dibentuknya DPD AMDATARA Lampung–Sumsel. “Pengukuhan ini merupakan langkah konkret dan strategis untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara asosiasi industri dan Pemerintah Daerah,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap AMDATARA dapat memperkuat soliditas pelaku usaha, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, dan mendorong inovasi industri AMDK. Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga menegaskan dukungannya terhadap iklim usaha yang kondusif dan kompetitif.

Dalam acara ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung turut memaparkan pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) AMDK yang bersifat wajib, yang disampaikan oleh Penyuluh Ahli Muda Andri Ladipal dan Penyuluh Ahli Pertama Dharma Enif Wiguna.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Ir. H. Syafrudin Indrajaya selaku Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Lampung, Ketua Forum CSR Lampung, perwakilan mitra supplier AMDATARA, pimpinan perusahaan AMDK, serta media lokal. Hadi juga jajaran pengurus DPP AMDATARA yaitu Sares Namara selaku Wakil Sekjen dan Sudarman Bolo sebagai Direktur Eksekutif.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pengurus DPP AMDATARA juga menyerahkan santunan kepada Panti Asuhan Raudatul Aitam Lampung.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan AMDATARA Lampung–Sumatera Selatan mengajak seluruh pelaku industri AMDK di wilayah ini untuk bergabung, memperkuat kolaborasi, serta bersama sama membangun ekosistem industri yang lebih sehat, tertib regulasi, dan berkelanjutan.

#AsosiasiAMDK #AMDATARA #AMDKNusantara #AirMinumDalamKemasan #AMDKIndonesia