Penguatan Kapasitas Industri AMDK Bali–Nusa Tenggara
DPD AMDATARA Bali–Nusa Tenggara menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Industri AMDK dengan fokus pada Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS), kepatuhan perizinan, serta kontribusi industri AMDK terhadap perekonomian nasional
BERITA


Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Bali–Nusa Tenggara menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Industri AMDK dengan fokus pada Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS), kepatuhan perizinan, serta kontribusi industri AMDK terhadap perekonomian nasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen AMDATARA dalam mendorong penguatan tata kelola industri yang patuh regulasi, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sinergi dengan pemerintah daerah ditegaskan melalui pelaksanaan pelatihan SIINAS yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali dalam rangkaian kegiatan tersebut. SIINAS merupakan platform digital yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian, yang mewajibkan pelaku usaha industri untuk melaporkan data produksi, kapasitas, tenaga kerja, serta perkembangan usaha secara real-time sebagai dasar perumusan kebijakan industri nasional.
Ketua Tim Industri Agro Disperindag Provinsi Bali, Gde Made Adhi Dwiswara, menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku industri dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem industri AMDK. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan mendorong pertumbuhan industri yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. “Kami berharap pelaku industri AMDK dapat terus meningkatkan soliditas, memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, serta mendorong inovasi, sehingga tercipta iklim usaha yang kondusif dan kompetitif,” ujarnya.
Dalam sesi penguatan aspek mutu dan keamanan produk, perwakilan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bali, Ni Putu Ekayani, menekankan pentingnya penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) oleh seluruh pelaku usaha AMDK. Ia menegaskan bahwa CPPOB merupakan standar wajib untuk menjamin keamanan, mutu, dan kebersihan produk AMDK yang beredar di masyarakat. “Setiap perusahaan harus secara konsisten menerapkan manajemen keamanan pangan yang tepat, sesuai dengan standar dan persyaratan mutu yang berlaku,” jelasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha, kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam penguatan kapasitas industri, peningkatan kepatuhan regulasi, serta penciptaan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.
✨ Dengan pemahaman regulasi yang kuat dan implementasi standar yang konsisten, industri AMDK diharapkan dapat terus menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional yang bertanggung jawab.
👉 Mari ambil peran aktif dan terus berkontribusi bagi kemajuan industri AMDK Indonesia.
#AMDATARA #IndustriAMDK #SIINas #bpombali #AMDATARABaliNusaTenggara #AMDKIndonesia
