Dukung Penguatan Ketahanan Air melalui Gerakan Bakti Sungai Nusantara

Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (AMDATARA) turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Bakti Sungai Nusantara: Jelajah dan Dialog Sungai yang diselenggarakan di Jakarta pada 7 Mei 2026

BERITA

5/9/20262 min read

Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (AMDATARA) turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Bakti Sungai Nusantara: Jelajah dan Dialog Sungai yang diselenggarakan di Jakarta pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama komunitas Indonesia Water Warriors, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dalam upaya pelestarian sumber daya air. Kehadiran AMDATARA merupakan bagian dari komitmen industri air minum dalam kemasan dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air sebagai fondasi utama ketahanan nasional. Bagi industri AMDK, keberlanjutan air tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan air minum yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya pencapaian swasembada air sebagai pilar ketahanan pangan, energi, dan kesehatan, AMDATARA memandang bahwa upaya pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara terintegrasi—menggabungkan pembangunan infrastruktur dengan penguatan aspek konservasi dan perubahan perilaku masyarakat. Kegiatan yang berlokasi di Sungai Ciliwung ini memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas pengelolaan sungai di kawasan perkotaan, termasuk tantangan pencemaran, sedimentasi, serta tingginya beban sampah domestik. Dalam konteks ini, AMDATARA menilai bahwa pelestarian sungai tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. AMDATARA juga mengapresiasi pendekatan yang diusung dalam Gerakan Bakti Sungai Nusantara yang menitikberatkan pada tiga pilar utama, yaitu dialog multipihak, edukasi melalui jelajah sungai, serta solusi praktis di tingkat rumah tangga seperti pemanenan air hujan dan penyediaan akses air bersih mandiri. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari solusi.

Dalam kesempatan tersebut, AMDATARA menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran publik terhadap perlindungan sumber daya air, termasuk menjaga kebersihan sungai dari limbah dan sampah, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas air baku. Hal ini menjadi krusial mengingat sungai merupakan salah satu sumber utama air yang mendukung kebutuhan domestik dan industri. Lebih lanjut, AMDATARA mendorong penguatan sinergi lintas sektor untuk memastikan bahwa berbagai inisiatif pelestarian air dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung visi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus memperkuat ketahanan air nasional dalam jangka panjang. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, AMDATARA kembali menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya konservasi air, penguatan tata kelola sumber daya air, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.