AMDATARA Perkuat Konsolidasi Industri AMDK melalui Musda I DPD Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten

erkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Sutan Raja, Soreang, Bandung

BERITA

5/23/20262 min read

Bandung, 21 Mei 2026 – Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Sutan Raja, Soreang, Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 150 anggota dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyamakan arah organisasi, serta memperkokoh peran industri AMDK dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Musda ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Ai Saadiah Dwidaningsih, ST., MT; Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijanti Punguan Pintaria; Kepala Balai Besar POM Bandung Drs. I Made Bagus Geremetta, Apt.; Kepala Balai Selulosa Bandung Dra. Hendra Yetty, M.Si.; serta perwakilan Kementerian, Pemerintah Daerah, supplier pendukung, dan jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) AMDATARA.

Wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten merupakan kontributor utama industri AMDK nasional. Oleh karena itu, penguatan organisasi di wilayah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan industri terus berkembang dengan menjunjung tinggi kualitas, keamanan produk, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam Musda ini, AMDATARA secara resmi mengukuhkan kepengurusan DPD periode 2026–2031. Zainal Abidin dari PT Tirta Investama dipercaya sebagai Ketua DPD, didampingi Aryanto dari CV Aditya Tirta Mandiri sebagai Wakil Ketua, Anda Juanda dari PT Tirta Gracia Semesta Mandiri sebagai Sekretaris, serta Oki Setiawan dari PT Patisa Chakra Mandiri sebagai Bendahara. Penguatan tata kelola organisasi juga didukung oleh Dewan Pengawas yang terdiri dari Windoedjaja dari CV Tirta Astro dan Hendra Kosasih dari PT Super Wahana Techno.

Ketua Umum AMDATARA Karyanto Wibowo menyampaikan bahwa industri AMDK saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi domestik maupun global. “Industri AMDK dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya air, pengawasan terhadap produk ilegal, serta percepatan implementasi ekonomi sirkular. Di saat yang sama, dinamika global seperti krisis geopolitik turut berdampak pada kenaikan biaya energi, bahan baku, dan gangguan rantai pasok. Hal ini menuntut industri untuk semakin adaptif, efisien, dan inovatif. Kami berharap DPD AMDATARA Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten dapat menjadi contoh soliditas organisasi di daerah,” ujarnya. Menjawab tantangan tersebut, AMDATARA terus mendorong sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan kepatuhan terhadap standar BPOM dan SNI, implementasi ekonomi sirkular dan skema Extended Producer Responsibility (EPR), peningkatan ketahanan rantai pasok, serta penguatan praktik pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Ketua DPD AMDATARA Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten terpilih, Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan serta komitmennya untuk memperkuat peran asosiasi di tingkat daerah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DPP AMDATARA, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya Musda ini. DPD AMDATARA Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten siap menjalankan agenda asosiasi, memperkuat sinergi antar anggota, serta menjalin kerja sama yang konstruktif dengan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri AMDK yang berkelanjutan,” ungkapnya. Melalui Musda ini, AMDATARA berharap dapat memperkuat soliditas organisasi, melahirkan kepengurusan yang visioner, serta meningkatkan kontribusi industri AMDK dalam menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan ke depan.