AMDATARA Perkenalkan Asosiasi dan Jajaki Kerja Sama dengan Dewan Sumber Daya Air Nasional

AMDATARA melakukan kunjungan resmi ke Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional (DSDAN), memperkenalkan peran dan mandat asosiasi, sekaligus membuka ruang dialog untuk menjajaki potensi kerja sama strategis dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Indonesia.

BERITA

Amdatara

3/4/20262 min read

Jakarta – Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) melakukan kunjungan resmi ke Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional (DSDAN) pada tanggal 3 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan peran dan mandat asosiasi, sekaligus membuka ruang dialog untuk menjajaki potensi kerja sama strategis dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Indonesia. Kunjungan ini menjadi langkah awal AMDATARA untuk membangun hubungan kelembagaan dengan DSDAN, lembaga koordinatif nasional yang berada di bawah Presiden dan memiliki peran penting dalam perumusan kebijakan serta pengoordinasian pengelolaan sumber daya air secara terpadu lintas sektor. Sebagai wadah yang melibatkan unsur pemerintah dan nonpemerintah, DSDAN dipandang sebagai mitra strategis dalam memastikan pemanfaatan air yang adil, berwawasan lingkungan, dan mendukung pembangunan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, AMDATARA memperkenalkan diri sebagai asosiasi resmi industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia yang berdiri dengan semangat kolaborasi, integritas, dan keberlanjutan. AMDATARA hadir sebagai rumah bersama bagi pelaku industri AMDK yang berkomitmen pada standar mutu dan keamanan produk, kepatuhan regulasi, serta pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab. Bagi AMDATARA, keberlanjutan sumber daya air bukan hanya isu lingkungan, tetapi fondasi utama bagi keberlangsungan industri sekaligus kepentingan masyarakat luas. AMDATARA menyampaikan pandangannya bahwa industri AMDK dapat dan harus menjadi bagian dari solusi dalam tata kelola air nasional, melalui praktik pengambilan air yang bertanggung jawab, efisiensi penggunaan sumber daya, perlindungan daerah tangkapan air, serta kontribusi terhadap edukasi publik mengenai hidrasi sehat dan pengelolaan air berkelanjutan. Oleh karena itu, dialog dengan DSDAN dinilai penting untuk membangun kesamaan perspektif serta memperkuat sinergi antara kebijakan publik dan praktik di lapangan.

Kunjungan ini disambut baik oleh Kepala Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional, Ibu Yunitta Chandra Sari, yang mengapresiasi inisiatif AMDATARA untuk menjalin komunikasi dan memperkenalkan asosiasi sejak tahap awal. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan dunia usaha dan asosiasi industri dalam membangun tata kelola sumber daya air yang inklusif, berbasis kolaborasi, dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, ruang dialog seperti ini menjadi bagian penting dalam menjembatani kepentingan kebijakan, keberlanjutan lingkungan, dan aktivitas ekonomi.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan awal untuk mengeksplorasi potensi kerja sama ke depan, termasuk dalam bentuk pertukaran pengetahuan, dukungan terhadap penyusunan rekomendasi kebijakan, serta penguatan praktik pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di sektor industri. AMDATARA melihat peluang kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa pertumbuhan industri AMDK berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian sumber daya air nasional. Melalui kunjungan ini, AMDATARA menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra konstruktif pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi aktif dalam membangun tata kelola air yang bertanggung jawab, transparan, dan berkelanjutan demi masa depan Indonesia.